July 17, 2013

18++ Me

Happy birthday, Acha! … Emm, oke emang telat 15 hari, tapi gapapa.

Tepat tanggal 2 Juli 2013 kemarin aku genap berusia 18 tahun. Alhamdulillaah.

Satu tahun terakhir adalah tahun penuh berkah buat aku. Tahun ini adalah batu loncatan yang sangat besar. Like, really. Dimulai dari diterimanya aku jadi salah satu panitia orientasi siswa baru Padmanaba 2012. Di situ aku belajar banyak hal. Di situ aku ketemu orang-orang luar biasa. Dan yang pasti, banyak pengalaman takterlupakan pula :))

Tapi tahun ini juga tahun yang sangat berat, dengan adanya musibah yang menimpa Mamah, sampai-sampai anak-anak belum bisa ketemu Mamah sejak bulan September 2012. Tapi seperti kata peribahasa, every cloud has its silver lining, semua hal pasti ada hikmahnya. Bagaimanapun musibah itu yang benar-benar mengubah aku, mengubah saudara-saudaraku, insyaAllah ke satu level di atas.

Soal love life di umur 17 tahun kemarin, alhamdulillah tahun ini masih istiqomah dengan Single Berprinsip. Wah, kapan-kapan aku harus nulis tentang Single Berprinsip di sini :))

Alhamdulillaah juga diminta jadi salah satu kru buku tahunan angkatan. Seneng sih, ada kegiatan tambahan di tengah keseloanku yang tidak wajar sebagai murid kelas XII. Ngomong-omong soal kelas XII, tahun ini angkatanku, Padmanaba 68, juga sudah melalui Ujian Nasional. Segala puji bagi Allah, 68 lulus 100%. Sebagian besar sudah diterima di beberapa PTN lewat jalur SNMPTN, beberapa lainnya lewat SBMPTN, ada yang meneruskan ke luar negeri, dan beberapa masih menunggu pengumuman UM PTN. Semoga berhasil di jalan kalian masing-masing, kawan tersayang.

Alhamdulillaah juga, Allah tahun ini mengabulkan doaku untuk bisa menuntut ilmu di universitas impianku, Universitas Indonesia, di jurusan yang paling kuminati pula, Komunikasi. Semoga ini memang jalan terbaik bagi seorang Sarah Mustika. Aamiin.

Soal pertemanan, betapa beruntungnya aku satu tahun kemarin dikelilingi teman-teman luar biasa. Orang-orang yang bisa menerima apa adanya seorang Sarah Mustika dengan segala kekurangannya. Sedihnya, kami sudah harus menempuh jalan kami masing-masing di dunia perkuliahan bahkan kerja. Pentas Tutup Tahun Ajaran (PTTA 68 “Padz Terrestrial”) kemarin adalah ajang berkumpulnya kita yang terakhir. Mungkin setelah ini akan sulit untuk bercerita dan berbagi pengalaman, bahkan bertatap muka saja pun mungkin tidak akan mudah. Tapi itulah hidup yah, harus terus berjalan dan pastinya penuh perubahan. Sekali lagi, sukses untuk kalian semua. Ketemu lagi suatu hari nanti. :]

Delapan belas tahun. Hmm… Di usia yang semakin bertambah ini, aku ingin berterima kasih padaNya yang masih memberi kesempatanku hingga detik ini untuk memperbaiki diri, serta banyak doa lain kupanjatkan yang hanya menjadi rahasiaku denganNya.

Terima kasih untuk yang menyempatkan diri membuka mata dan menyimak tulisan ini.
Boleh minta tolong? Senyuuuum :]

Happy 18th birthday, Me! :))

16 Hari di Depok

Tertanggal 15 Juni 2013, pukul 15.35 WIB, keretaku berangkat dari St. Lempuyangan Yogyakarta. Tujuanku kali ini adalah St. Jatinegara, Jakarta Selatan. Dengan bermodal kepasrah, eh maksudku, keberanian aku berangkat ke Jakarta, sendirian.
Gak usah berpanjang-panjang yah, aku mau menuliskan banyak ‘ternyata’ yang kutemukan selama +2 minggu di sana (15 Juni – 1 Juli):

1. TERNYATA kawasan UI itu keren!
Gak sembarang keren, ya, tapi keren banget kalau dibanding UGM, ups Beneran deh! Kawasannya bersih dan banyak pohon-pohonnya. Bahkan ada hutannya juga. Yang paling bikin excited adalah Danau Kenanga yang sepoy-sepoy unlimited PW-ness!


Danau Kenanga, bangunan itu Perpustakaan Pusat UI
2. TERNYATA di sana orangnya rajin-rajin!
Iya, rajin. Yunowat? Anak sekolah dan pekerja kantoran rata-rata cuss dari rumah pukul 05.30. Banyak yang habis subuh udah berangkat. Alhasil, pukul 05.30 aja jalanannya udah seramai pukul 06.30 di Jogja. Alhasil pula, selama di sana, misal jadwal daftar ulang pukul 08.00, aku akan berangkat pukul 05.00 (ini karena jarak lumayan jauh dan aku naik angkot).

3. TERNYATA di sana angkot & kendaraan umum itu kayak cendol!
Iya, cendol. Tahu kan cendol di minuman dawet? Buanyaaak banget ._. Ada positif & negatifnya sih. Positifnya, kalau mau ke mana-mana gampang karena pasti ada jalur angkotnya walaupun harus 1 atau 2 kali ganti angkot. Negatifnya, jalanan jadi kayak dawet.

di dalam angkot jalur 110

4. TERNYATA di UI sedikitnya ada 2 stasiun kereta.
Wow. Beneran ada 3: St. Pondok Cina dan St. UI. Jadi dari kawasan UI udah biasa dengar suara kereta bahkan keretanya kelihatan jelas. Banyak anak-anak Jakarta yang pulang-pergi Jakarta-Depok memilih KRL/Commuter Line sebagai sarana transportasinya.

5. TERNYATA di UI tersedia berbagai sarana transportasi.
Mulai dari Bis Kuning yang gratis, Ojek yang harus berani nawar, Angkot yang kayak cendol, Kereta yang selalu ada, bahkan Taksi yang sesekali lewat. Karena asrama UI letaknya jauh dari gedung2 fakultas, anak-anak asrama biasanya mengandalkan Bikun sebagai transportasi utama. Tapi yah, tidak ada transportasi yang sempurna, Bikun gak beroperasi pada weekend. Jadi kalau hari Sabtu-Minggu anak-anak asrama ada yang ngangkot, ngojek, bahkan jalan kaki. Aku sih naksi yaa~~ Tapi nyari temen barengan biar bayarnya iuran xD Lumayan lho, dari Asrama ke Balairung yang jaraknya +2km tiap anak cuma bayar Rp2.500,00 (satu taksi diisi 4-5 orang).

6. TERNYATA kuliah itu ajang cuci mata.
Yah, secara universitas membebaskan mahasiswa untuk memanjangkan rambut, dan secara personally aku suka cowok gondrong, yah beginilah… Menyenangkan x) Mana anak-anak UI itu rata-rata bersih dan terawat wkwk. Sudah sudah…

7. TERNYATA di UI kebanyakan BN*, dan hampir gak ada BC* (nama bank).
Aku yang cuma punya rekening BC* pun kewalahan setiap mau ambil uang. BC* terdekat sebenarnya ada di Fak. Psikologi, tapi agak geje gitu, ATMnya nggak kelihatan. Alhasil aku selalu ambil uang di ATM BC* Alf*mart Pondok Cina which is I had to walk for about 200meters for it. My Goood

8. TERNYATA AKU GAK BISA IKUT WISUDA SMA
Khukhuuu…. Iya gara-gara jadwal kegiatan mahasiswa baru nabrak jadwal wisuda. Wisudaku seharusnya tanggal 22 Juni. Sebenarnya aku udah mengusahakan izin pulang ke Jogja 2 hari, tetapi Sang Pejabat Kampus, dengan mata nanar dan suara dinginnya, gak mengizinkan aku. Yah, sudahlah, ikhlaskan…. *sampai sekarang masih nyesek*

9. TERNYATA kampus lain belum ada yang berkegiatan sejauh di UI
Di UI, aku udah dapat jadwal kegiatan dari mulai orientasi mahasiswa tingkat universitas, fakultas, bahkan jurusan. Selain itu, ada juga jadwal upacara bendera dan paduan suara pengiring wisuda UI. Aku kudu piye? Kudu semangat!!!

10. TERNYATA kereta api juga bisa macet.
Waktu itu tanggal 1 Juli, pas aku mau pulang ke Jogja. Niatnya mau naik KRL dari St. Depok ke St. Pasar Senen, tapi keretanya macet ._. Jadi ada masalah dengan sebuah kereta ekonomi di St. Kalibata which is 4 stations ahead from Depok St.. Kereta-kereta di belakangnya pun jadi stuck dan gak bisa jalan. Hhh… Padahal aku belum sempat merasakan naik KRL. Kapan-kapan deh…

teman-teman OBM
teman-teman kelompok OKK
Sebenarnya masih buanyaaaak ‘Ternyata’ yang ada di kepala, tapi disimpan dulu saja. Ini dulu saja. Nikmati dulu saja.
Terima kasih sudah membaca ya, Folks! :]

Popular Posts