September 25, 2013

Single Berprinsip part II

Kali ini, masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya, aku mau menulis kembali tentang Single Berprinsip. Setelah kuperhatikan lagi, ternyata banyak loh yang sebenarnya menganut Single Berprinsip. Haha. Ada banyak jenis Single Berprinsip yang sudah aku temui. Oiya, secara umum nih, Single Berprinsip adalah mereka yang single karena pilihan sendiri, karena prinsipnya sendiri. Langsung saja, ini dia macam-macam Single Berprinsip selain yang ada di tulisan sebelumnya:

1. Single Berprinsip karena nggak bisa move on. | Tipe #1
Parah. Tipe ini memilih untuk menjadi seorang single karena dia belum menemukan sosok pengganti sang mantan. Dia berkeyakinan bahwa sang mantan ialah orang yang paling tepat—meskipun pada kenyataannya mereka sudah berpisah. Tipe yang ini punya sebuah prinsip: JOPAKEM a.k.a. Jodoh Pasti Kembali... Hey kalian tipe #1, 1 kata buat kalian, “PFFFTT....”. :))

2. Single Berprinsip karena merasa nyaman sendiri. |Tipe #2
Yang satu ini memilih menjadi single karena mereka merasa punya pacar itu ribet. Mereka nyaman dengan diri mereka sendiri. Tipe #2 bisa juga disebut quirky alone. Meskipun nyaman dengan dirinya, mereka masih bisa punya perasaan tertarik dengan orang lain kok, hanya saja mereka hanya sekadar tertarik. Hmm, yah semoga alasan 'nyaman sendirian' ini bukan hanya alasan dari tipe selanjutnya yaa.

3. Single Berprinsip karena belum laku aja... | Tipe #3
Nah ini nih yang lebih parah. Mereka menyebut diri mereka single karena istilah 'jomblo' dinilai terlalu kejam. Apalagi jika ditambahi 'ngenes' di belakangnya... Ada yang bilang mereka belum pengen pacaran, padahal selalu 'makan hati' setiap sobat malmingan sama pacarnya. Dan mungkin kalau bisa memilih, tipe #3 akan memilih untuk punya pasangan--tapi kenyataan berkata lain. 1 pesan untuk para tipe #3 ini, hadapi kenyataan Bro... ._.

4. Single Berprinsip karena nunggu Si Doi putus. | Tipe #4
Tipe #4 ini antara ngenes dan jahat. Di satu sisi dia ngenes, karena dia sudah merasa menemukan orang yang tepat untuk jadi pasangannya, tapi... Orang itu juga sudah menemukan orang yang tepat untuk jadi pasangannya. Hiks banget ya. Tapi di satu sisi dia jahat, karena bagi dia tiada hari tanpa mendoakan ketidaklanggengan hubungan si doi dengan pasangannya. Ckck. Mangat ja deh buat kalian! :')


5. Single Berprinsip karena nunggu Si Doi yang juga Single Berprinsip. | Tipe #5
Uuu..... Tipe ini mungkin tipe-tipe orang setia. Mereka rela menjadi single karena si dia yang diincar dan diharapkannya menjadi pasangan juga Single Berprinsip. Tapi yaa... Tingkat kesetiaan dan kebetahan setiap pribadi berbeda-beda sih. Ada yang benar-benar mau menunggu hingga akhirnya happy ending, tapi ada juga yang awalnya yakin tapi seiring berjalannya waktu keyakinannya luntur. Bagaimanapun, para tipe #5 ini awalnya ingin punya pasangan, kan? Hmm, pesanku untuk para tipe #5, yakini apa yang kamu yakini deh! Tapi kalau kalian tetap bertahan, hmm, sweet :3

Baru 5 tipe yang sudah aku temukan. Kalian masuk tipe berapa ya? Atau, ada tipe lainnya? :))

Popular Posts